Dari sepuluh komoditas dengan nilai impor nonmigas terbesar Januari-Juli 2026, komoditas yang paling penurunan Golongan Mesin dan Peralatan Mekanis sebesar US$ 138,48 juta (22,23 persen). Sementara yang paling meningkat, yakni Golongan Mesin dan Perlengkapan Elektronik sebesar US$ 245,44 juta (25,92 persen).

Adapun negara pemasok barang impor Nonmigas terbesar selama Januari-Juli 2026 ditempati oleh Tiongkok senilai US$ 2,78 miliar (42,14 persen). Kemudian disusul Jepang sebesar US$ 788,98 juta (11,99 persen), dan dari Korea Selatan sebesar US$ 779,07 Juta (11,84 persen).

Selain itu, nilai impor Januari-Juli 2026 menurut golongan penggunaan Barang Konsumsi naik 5,73 persen. Sedangkan Bahan Baku/Penolong dan Barang Modal turun masing-masing sebesar 1,04 persen dan 9,84 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.