Menurut Reni, pengembangan industri berbasis emas juga berpotensi diperluas ke sektor industri lain yang membutuhkan logam mulia sebagai komponen produksi. Dengan demikian, pengolahan emas di dalam negeri dapat mendukung peningkatan nilai tambah pada berbagai sektor industri.
Sementara itu, Wakil Ketua APPI Arief Budiman menilai kebijakan bea keluar bahan baku emas memberikan dampak positif bagi industri perhiasan, terutama dalam menjaga pasokan bahan baku dan meningkatkan daya saing produk jadi di pasar internasional.
Menurut dia, dukungan pengembangan bullion bank turut mendorong terbentuknya ekosistem industri emas nasional, mulai dari penyediaan bahan baku, pengolahan, hingga produksi barang jadi.
"Sekarang ekosistemnya sudah mulai terbentuk, termasuk rantai pasoknya. Ini merupakan peluang yang sangat besar bagi Indonesia. Kita ingin emas yang dihasilkan dari tambang dalam negeri dapat diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi, sehingga yang diekspor bukan lagi bahan mentah, melainkan produk jadi," kata Arief.