Untuk kerusakan yang lebih berat, Jasa Marga dapat melakukan rekonstruksi perkerasan, baik pada jalan beraspal maupun beton.

Pekerjaan itu mencakup pembongkaran bagian perkerasan yang rusak dan perbaikan struktur sesuai kebutuhan teknis, termasuk pemulihan lapisan fondasi atau penggantian pelat beton.

Durasi rekonstruksi bergantung pada tingkat kerusakan, metode penanganan, dan kondisi lapangan. Berbeda dengan penanganan ringan, rekonstruksi membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih panjang, yakni sekitar 1-4 hari, bergantung pada kondisi kerusakan dan metode penanganan.

Pada pekerjaan beton, jalan baru dapat dibuka kembali setelah memenuhi persyaratan teknis yang ditetapkan untuk memastikan keamanan pengguna jalan.

“Kami memahami pekerjaan preservasi dapat mempengaruhi kelancaran perjalanan pengguna jalan dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan," ujarnya pula.

Karena itu, kata Rivan, pelaksanaan pekerjaan terus dievaluasi, mulai dari pengaturan waktu dan tahapan pengerjaan hingga pengamanan di lokasi agar gangguan perjalanan dapat diminimalkan dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan dan keselamatan.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi waktu perjalanan, mematuhi rambu dan arahan petugas di sekitar lokasi pekerjaan, serta tetap mengutamakan keselamatan berkendara.