Salah satu langkah yang ditempuh adalah dekarbonisasi. TelkomGroup menetapkan target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Scope 1 dan Scope 2 sebesar 20% pada 2030 dibandingkan tahun dasar 2023.

Perusahaan juga menempatkan efisiensi energi dan perubahan sumber listrik sebagai bagian penting dalam mencapai target tersebut. Pada 2025, total emisi GRK TelkomGroup tercatat sebesar 4.153.661,3 tCO₂e (market-based), dengan kontribusi Scope 1 sebesar 1%, Scope 2 sebesar 52%, dan Scope 3 sebesar 47%.

Langkah berikutnya yang dilakukan oleh TelkomGroup yakni dengan mendorong penggunaan energi yang lebih bersih di sejumlah infrastruktur. TelkomGroup mengembangkan pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan Solar PV pada fasilitas operasional dan data center. Perusahaan menargetkan kapasitas Solar PV lebih dari 14 MWp pada 2030.

Di sisi jaringan telekomunikasi, Telkom menerapkan solusi energi mandiri dan teknologi hybrid pada Base Transceiver Station (BTS), termasuk di lokasi yang rentan terhadap gangguan cuaca ekstrem.