NADIKABAR.COM — Ratusan hingga ribuan penerbangan di wilayah timur laut Amerika Serikat mengalami pembatalan dan penundaan massal pada hari Senin.

Penyebab gangguan masif ini bermula dari hal sepele namun berdampak fatal: sebuah kabel fiber optik milik Verizon yang menyokong sistem kontrol lalu lintas udara (air traffic control) tak sengaja terpotong oleh pekerja proyek konstruksi di New Jersey.

Insiden tersebut memicu ground stop (penghentian sementara operasional) di tiga bandara utama yang melayani kawasan New York City.

Administrator FAA (Lembaga Penerbangan Federal AS), Bryan Bedford, mengonfirmasi bahwa kegagalan sirkuit kontrol udara berawal dari temuan kabel fiber yang terputus di lapangan.

Dampak dari terputusnya jalur komunikasi vital ini mencakup:

Pihak Verizon menegaskan bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas insiden mematikan tersebut. Dalam pernyataan resminya, Verizon melemparkan kesalahan kepada kontraktor konstruksi di lokasi yang melakukan penggalian tanpa prosedur yang benar hingga menggali dan memotong kabel utama mereka.

Di sisi lain, aksi saling tuding terkait siapa kontraktor yang bertanggung jawab terus bergulir:

Menteri Transportasi Sean Duffy mengonfirmasi bahwa perbaikan jalur telekomunikasi fiber optik milik Verizon telah selesai dieksekusi pada Senin malam. Seluruh operasional bandara di wilayah timur laut AS mulai dibuka kembali secara bertahap.

Namun, ia mengimbau para penumpang untuk tetap waspada karena dibutuhkan waktu yang tidak singkat bagi maskapai penerbangan untuk mengurai tumpukan penundaan (delay) serta penyesuaian jadwal yang terlanjur kacau, demikian dikutip NadiKabar dari The Verge, Selasa (22/9/2026).