NADIKABAR.COM — Penambahan sarana KRL Commuter Line akan terus dilakukan meskipun rencana impor KRL bekas dari Jepang dibatalkan pemerintah. Penambahan sarana dilakukan untuk mengimbangi kenaikan penumpang yang terjadi pada moda Commuter Line Jabodetabek.
Berdasarkan data statistik per bulan volume pengguna Commuter Line, dari Januari hingga Oktober tercatat sebanyak 303,79 juta orang, angka ini naik 5,7% dari tahun sebelumnya diangka 287,29 juta orang.
PT KAI (Persero) bersama KAI Commuter kini fokus melakukan percepatan pengadaan sarana Commuter Line guna menambah kapasitas angkut.
"KAI Commuter mendukung dan akan terus berkordinasi dengan KAI dan stakeholders dalam pemenuhan sarana Commuter Line ke depannya," kata Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi, dalam keterangannya, Minggu (8/11/2026).