Sejauh ini proses pengadaan yang sedang dikebut adalah proses pengadaan kereta dari PT INKA. KAI sudah memesan 16 rangkaian kereta 12 gerbong, 8 rangkaian di antaranya sudah diterima KAI. Sisa 8 rangkaian yang belum selesai digarap PT INKA ditargetkan tiba pada 2027.

Dari 8 rangkaian yang sudah ada, 7 di antaranya sudah beroperasi sejak awal tahun, dan 1 rangkaian lagi sedang melakukan uji coba operasi untuk bisa digunakan pada bulan Desember 2026 mendatang.

KAI juga merencanakan pengadaan 23 rangkaian kereta baru dengan formasi satu rangkaian 12 gerbong, pengadaan dilakukan dalam 2 hingga 3 tahun ke depan. Angka tersebut mencakup 8 trainset yang menjadi kebutuhan pemenuhan sarana dengan skema pembiayaan melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).

Peningkatan prasarana perkeretaapian untuk mendukung operasional kereta rangkaian 12 juga terus dikebut. Salah satunya adalah dengan peningkatan kapasitas daya listrik pada layanan Green Line (Lintas Rangkasbitung). Upaya ini krusial agar target pengoperasian 23 trainset baru tersebut dapat berjalan optimal di lintas tersebut, sekaligus mendongkrak kapasitas angkut di seluruh lintas layanan secara merata.