Selain itu, turut disiapkan dua unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter beserta 49 unit pondasi hidran umum, delapan unit WC portable, tujuh unit biority/septic tank berkapasitas 2.000 liter, dan enam unit perahu karet. Untuk mendukung mobilisasi di lapangan, Kementerian PU juga mengerahkan satu unit excavator long arm dan tiga unit excavator standar.

Dukungan distribusi air diperkuat dengan lima unit mobil truk air bersih berkapasitas 4.000 liter, satu unit mobile pump portable, satu unit mobile pump truck, serta dua unit mobil truk vacuum tinja.

Pengerahan berbagai sarana tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian PU menjaga ketersediaan air sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak kekeringan dan potensi karhutla di Kalimantan Barat.

"Upaya kita di lapangan ikut membantu dalam hal pompa-pompa, kemudian beberapa BBM, juga dengan turun ke lapangan langsung untuk melihat kondisi seperti di Ketapang dan Kubu Raya kita terjunkan tim juga di sana dalam rangka untuk melakukan identifikasi, menemukan apa yang bisa kita bantu dari SDA maupun Cipta Karya," ujar Kepala BWS Kalimantan I, M. Tahid.