Dengan diterimanya persetujuan perubahan RKAB, ketiga anak usaha BYAN dapat kembali melakukan persiapan kegiatan operasional pertambangan batu bara. BYAN juga bisa kembali melaksanakan kegiatan pengangkutan dan penjualan batu bara.

"Perseroan mengharapkan TA, TJ dan FSP dapat segera melaksanakan kegiatan operasional pertambangan batubara sehingga mempunyai dampak yang positif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha Perseroan," pungkas Alexander.

Sebagai informasi, penetapan kondisi kahar BYAN berimbas pada outlook perseroan di Moody's Ratings. Lembaga pemeringkat global itu mempertahankan peringkat keluarga korporasi (Corporate Family Rating/CFR) Ba1 dengan outlook negatif dari sebelumnya stabil untuk BYAN.