"Ajaib beroperasi di pasar ASEAN Tenggara, dan dana ini kami alokasikan ke beberapa lini bisnis kami, tapi harapan kami porsi terbesar tetap tertanam di Indonesia," ungkap CEO dan Co-Founder Ajaib Group Anderson Sumarli.

Anderson menjelaskan perolehan modal tersebut akan difokuskan untuk memperluas penyerapan talenta dalam negeri serta riset inovasi teknologi masa depan. Perusahaan meyakini kualitas sumber daya manusia lokal memiliki daya saing setara dengan standar global.

"Investasi ini akan memperluas perekrutan kami dalam negeri, kami percaya kualitas talenta Indonesia setara dengan yang terbaik di dunia," tegas Anderson.

Selain penyerapan SDM, Ajaib turut membidik pengembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) guna merevolusi cara generasi muda berinteraksi dengan instrumen keuangan. Pihaknya menilai tren adopsi teknologi mutakhir akan menjadi fondasi utama layanan finansial inklusif.