"Jadi kami memang melihat produk kecerdasan buatan atau AI ini adalah masa depan dari jasa keuangan, bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia," jelas Anderson saat sesi tanya jawab.
Di sisi lain, Ajaib juga memperkuat lini bisnis penjamin emisi efek (underwriter) untuk mendampingi korporasi swasta melantai di bursa. Langkah strategis ini diambil guna memperbesar partisipasi investor ritel dalam mengawal pertumbuhan ekosistem pasar modal.
"Maka dari itu kami masuk ke dunia underwriter agar kami juga dapat membantu perusahaan-perusahaan yang private bisa go public, sehingga anak muda Indonesia bisa partisipasi dalam pertumbuhan perusahaan-perusahaan," pungkas Anderson.