General Manager ASDP Cabang Ketapang, Media Syahrianto menjelaskan bahwa pekerjaan peningkatan kapasitas kedua dermaga telah dimulai sejak Agustus 2026.
"Untuk mengejar target penyelesaian, kami menerapkan sejumlah strategi percepatan melalui optimalisasi tahapan pekerjaan, pemanfaatan sumber daya secara efektif, serta penerapan metode pelaksanaan yang adaptif dan efisien," jelas Media.
Di tengah berlangsungnya pekerjaan peningkatan infrastruktur, operasional penyeberangan Ketapang-Gilimanuk tetap dikelola dengan memperhatikan kebutuhan layanan dan keselamatan pelayaran.
Berdasarkan data operasional pada Selasa (13/10), terdapat 26 kapal yang tercatat dalam pengaturan operasional lintasan. Upaya ini menjadi bagian dari kesiapan ASDP dalam menjaga kelancaran layanan selama pekerjaan peningkatan infrastruktur berlangsung.
"Kami tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan operasional harian tetap berjalan dengan baik. Koordinasi di lapangan, kesiapan armada, dan kedisiplinan pengguna jasa menjadi faktor penting agar layanan penyeberangan tetap optimal," tambah Media.