"Isi ulang atau isi cartridge vape, itu sangat tersamar. Wujudnya cair, antara bahan kimia biasa dengan bahan kimia narkotika, itu tidak bisa dibedakan. BNN sekalipun, Polri, secara kasatmata tidak bisa membedakan,” ujarnya.

Pihaknya juga menyinggung tingginya persoalan penyalahgunaan narkoba di Sumatera Utara. Ia meminta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution tidak berkecil hati, karena pengungkapan kasus dan penangkapan para pelaku narkotika di wilayah ini tergolong tinggi.

"Memang Sumatera Utara ini adalah daerah saat ini nomor satu pak, tapi jangan kecil hati. Walaupun nomor satu, tapi pengungkapannya paling banyak,” kata dia.

Ijuga menegaskan, bahwa angka penyalahgunaan narkoba yang tinggi harus menjadi dorongan untuk memperkuat upaya pemberantasan, dan bukan menjadi alasan untuk menyerah.

"Jadi, jangan kita kecil hati. Data biasa seperti itu, tapi yang paling penting adalah langkah-langkah kita dalam menghadapi narkoba ini harus terus," tutur Suyudi.