Langkah ini sejalan dengan komitmen Polri dalam mengedepankan pendekatan kemasyarakatan serta program Green Policing Polda Riau. Program ini mendorong edukasi, kolaborasi, dan perlindungan lingkungan hidup demi memastikan kelestarian hutan Riau bagi generasi mendatang.
Pada kesempatan yang sama, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas instansi di Provinsi Riau. Berdasarkan pemantauan dashboard dan verifikasi lapangan, saat ini Provinsi Riau mencatatkan nol titik api.
"Berkat sinergi dan mitigasi yang kuat-baik struktural maupun nonstruktural-BNPB telah mengeluarkan Provinsi Riau dari daftar enam provinsi prioritas penanganan karhutla. Ini bukti nyata kerja sama gotong royong kita semua," ujar Mayjen Agus.
Meski kondisi udara dan Karhutla di Provinsi Riau saat ini relatif terkendali dan dibantu oleh mulai turunnya hujan, seluruh unsur Forkopimda mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan terus berpartisipasi aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan jika menemukan indikasi pembakaran hutan.