Di dekat gua Maros-Pangkep, petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api saat asap mengepul di atas menara kapur atau karst yang menjadi ciri khas taman nasional dan UNESCO Global Geopark yang mengelilingi gua tersebut.

Pemadam kebakaran Muhammad Ikfar mengatakan api sudah membakar area di dekat gua selama lebih dari satu minggu awal bulan ini dan sudah mendekati gua hingga jarak 800 meter. Ikfar menambahkan lebih dari 270 hektar area taman nasional sudah terbakar antara periode 30 September dan 18 Oktober.

"Dampak pertama dan paling merusak adalah panas. Bahkan tanpa menyentuh lukisan secara langsung, api dapat merusak karena mengubah suhu di sekitar lukisan dan mempercepat proses korosi," kata arkeolog Griffith University Basran Burhan, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (24/10/2026).