Dia lantas mengambil contoh siswa kelas 3 SD yang belum paham operasi perkalian. Menurutnya, siswa tersebut akan mendapat kesulitan ketika mempelajari pembagian, pecahan, dan perbandingan di kelas berikutnya.

"Kesulitan itu dapat semakin menumpuk sehingga siswa kehilangan kepercayaan diri dan motivasi belajar," ucap dia.

Dia menegaskan kesulitan tersebut perlu diamati sejak awal melalui asesmen diagnostik, yaitu penilaian untuk mengobservasi kemampuan dan kebutuhan belajar siswa. Prinsip ini sejalan dengan panduan pembelajaran dan asesmen Kemendikdasmen.