Operator angkutan barang yang mematuhi ketentuan mengenai batas muatan kendaraan dapat membutuhkan tambahan kendaraan atau rit untuk mengangkut volume barang yang sama, sehingga penegakan aturan yang tidak konsisten bisa menimbulkan perbedaan biaya operasi antar-pelaku usaha.
Guna mencegah munculnya kesenjangan semacam itu, pengawasan dan penegakan hukum harus diintensifkan untuk memastikan semua pelaku usaha mematuhi ketentuan dan setiap pelaku pelanggaran dikenai sanksi.
Menurut Yannes, pengawasan penerapan ketentuan mengenai pengoperasian kendaraan angkutan barang perlu mencakup pengemudi, perusahaan angkutan, dan pemilik barang.
Dia juga menyampaikan perlunya penyiapan kebijakan pendukung penerapan kebijakan Zero ODOL, termasuk kebijakan yang berkenaan dengan pembiayaan peremajaan armada angkutan, peningkatan efisiensi logistik, dan peningkatan angkutan barang berbasis kereta api.