Zelenskyy juga mengumumkan kemitraan dengan Norwegia untuk mengembangkan sistem pertahanan udara dan komunikasi yang dapat berfungsi sebagai alternatif Starshield.

Chad Anderson, CEO perusahaan modal ventura Space Capital, mengatakan alternatif semacam itu mungkin baru akan terwujud dua hingga tiga tahun lagi dan menyamai skala Starlink akan memakan waktu lebih panjang. SpaceX selaku pemilik Starlink memiliki sekitar 11.000 satelit di orbit.

Anderson menyebut Starshield mungkin akan menjadi layanan yang lebih sulit lagi untuk digantikan. "Dokumen kontrak Pentagon sendiri menyebut SpaceX adalah satu-satunya penyedia yang dapat memenuhi beberapa kebutuhan mereka hingga 2026. Modal bukan menjadi kendala. Kendalanya ada pada peluncuran," sebutnya.

Bahkan para pesaing Starlink pun masih mengandalkan peluncuran SpaceX untuk menempatkan satelit di orbit.

Baik pemerintahan Trump maupun CEO SpaceX Elon Musk menghindari tanggung jawab atas perubahan mendadak layanan Starlink yang dilaporkan Ukraina lebih dari sepekan yang lalu. Presiden Donald Trump mengatakan ia meminta Musk untuk mencabut pembatasan tersebut.

Anggota parlemen AS dari kedua partai mendesak adanya penyelidikan resmi terhadap Musk dan SpaceX terkait dugaan perubahan sepihak yang dilakukan perusahaan itu pada layanannya di Ukraina.