Melansir Detik, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per hari Minggu (1/11) mencatat luas area terbakar di Papua Selatan mencapai 695 hektare dengan 379 titik panas dan 171 titik api. Sekitar 253 hektare dari luas tersebut bahkan masih berstatus belum padam.

"Berdasarkan data BNPB per 1 November 2026 pukul 17.00 WIB, Papua Selatan masih menjadi salah satu wilayah prioritas penanganan karhutla," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, Senin (2/11).

Papua terdiri dari beragam ekosistem termasuk hutan hujan dataran rendah, hutan rawa, savana, hingga lahan basah. Kebakaran hutan berisiko mengganggu dan mengancam keberlangsungan satwa endemik yang semakin langka di pulau ini.

Data dari Kementerian Kehutanan menunjukkan Taman Nasional Wasur yang memiliki luas sekitar 431.425 hektare di Kabupaten Merauke memiliki 403 spesies burung dan 74 spesies di antaranya merupakan burung endemik Papua dan 114 spesies termasuk satwa yang dilindungi.

Taman Nasional Wasur menyediakan wilayah padang rumput, rawa, dan perairan dangkal tempat singgah bagi burung migran dari Australia dan Selandia Baru. Ribuan burung memanfaatkan kawasan lahan basah ini sebagai tempat mencari makan dan beristirahat selama perjalanan migrasi.