NADIKABAR.COM — Junaedi menghampiri pelatihnya setelah pertandingan final para judo kelas J1 -70 kg putra Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 berakhir di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, Senin.
Keduanya kemudian berpelukan. Tidak ada medali emas yang dibawa pulang. Junaedi harus mengakui ketangguhan Zhu Shiwen dari China setelah pertandingan berakhir melalui ippon dalam waktu 45 detik.
Namun, kekalahan tersebut tidak menghapus satu kemenangan yang diraih Junaedi beberapa saat sebelumnya. Kemenangan atas seorang lawan yang selama bertahun-tahun tidak pernah mampu ia taklukkan.
Namanya Kapil Parmar, atlet para judo asal India.
Junaedi sudah empat kali menghadapi Parmar dalam berbagai kejuaraan internasional ketika masih bertanding di kelas -60 kg. Dari seluruh pertemuan tersebut, ia selalu menelan kekalahan.
"Selama saya bertanding dengannya, saya belum pernah menang sama sekali," kata Junaedi mengenang pertemuan-pertemuan sebelumnya.
Salah satu kekalahan itu terjadi pada final IBSA Judo Grand Prix Baku 2023 di Azerbaijan.