NADIKABAR.COM — Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) meminta para Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) memperkuat peran pemberdayaan masyarakat, seperti membantu pembangunan ekosistem wirausaha desa.

"Pemberdayaan masyarakat melalui ekosistem wirausaha desa sebetulnya ini adalah tugas utama dari PSM," kata Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Kemendes PDT, Kartini Sembel dalam Sosialisasi Nasional JF PSM bertajuk Teknis Uji Kompetensi JF PSM dan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Ekosistem Wirausaha Desa seperti diikuti secara daring di Jakarta, Senin.

Penggerak Swadaya Masyarakat merupakan jabatan fungsional yang berperan sebagai tenaga profesional dalam pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat, termasuk melalui fasilitasi, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, pengembangan komitmen perubahan, serta pemantapan kemandirian masyarakat.

Sebagai instansi pembina Jabatan Fungsional (JF) PSM, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal memiliki tanggung jawab memastikan pembinaan jabatan tersebut berjalan terarah, konsisten, dan sesuai dengan ketentuan, termasuk melalui penyelenggaraan uji kompetensi.

Lebih lanjut, Kartini menyampaikan bahwa penguatan ekosistem wirausaha desa menjadi bagian dari pembekalan yang diberikan kepada PSM dalam sosialisasi nasional itu.

Ia menyampaikan bahwa pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat, terutama terkait dengan kewirausahaan membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, serta mampu menggerakkan prakarsa dan kemandirian masyarakat.

"Dalam konteks tersebut, Penggerak Swadaya Masyarakat pun memiliki peran strategis sebagai tenaga profesional yang berperan dalam fasilitasi, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, pengembangan komitmen perubahan, serta pemantapan kemandirian masyarakat," kata dia.

Sejalan dengan itu, Kartini mengatakan Kemendes melalui kegiatan pembinaan dan sosialisasi tersebut ingin mendorong instansi pengguna agar menempatkan pemangku Jabatan Fungsional PSM sesuai dengan tugas pokoknya, yakni pemberdayaan masyarakat.

Ia berharap sosialisasi nasional tersebut dapat memberikan tambahan pemahaman bagi PSM sekaligus memperkuat pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di desa.