NADIKABAR.COM — Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengusulkan proyek percontohan transportasi perdesaan dan daerah tertinggal berbasis kendaraan listrik di sejumlah wilayah.
“Saya membayangkan bagaimana ya kalau kita buat pilot project, kita susun proposalnya, kita buat pilot project entah itu di Pulau Timur, atau Pulau Flores, atau Pulau Sumba,” kata Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PPDT) Kemendes PDT Samsul Widodo saat memberikan arahan dalam Forum Transportasi Perdesaan dan Daerah Tertinggal 2026, sebagaimana diikuti secara daring di Jakarta, Senin.
Menurut Samsul, proyek percontohan itu bermanfaat, di antaranya untuk memperluas akses mobilitas masyarakat di daerah tertinggal.
Lebih lanjut, dia mengatakan pengembangan transportasi berbasis listrik di perdesaan perlu disesuaikan dengan karakteristik wilayah serta kebutuhan masyarakat setempat.
Ia mengungkapkan persoalan mengenai jauhnya jarak menuju fasilitas kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat di daerah tertinggal sehingga diperlukan penguatan transportasi perdesaan.
Samsul menyampaikan jarak rata-rata masyarakat di daerah tertinggal menuju puskesmas mencapai 24,7 kilometer. Angka tersebut, jauh dibandingkan dengan wilayah non-tertinggal yang rata-rata berjarak sekitar lima kilometer.
Ia pun menilai pengembangan transportasi perdesaan tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mendukung penyerapan produk industri kendaraan listrik di dalam negeri.
Samsul mengatakan sebelumnya telah menggagas modernisasi transportasi perdesaan di Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk menggunakan kendaraan berbasis listrik. Menurutnya, pengembangan ekosistem kendaraan listrik perlu diperluas hingga ke desa-desa agar masyarakat di daerah yang sulit dijangkau memiliki pilihan transportasi yang sesuai dengan kondisi wilayahnya.
Ia berharap forum transportasi perdesaan dapat menghasilkan rekomendasi proyek percontohan yang selanjutnya dibahas bersama kementerian dan lembaga terkait.