β€œKolaborasi ini menunjukkan bahwa pembentukan karakter dan kesadaran bela negara merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dibangun melalui sinergi antara pendidikan, keluarga, masyarakat, dan negara,” kata Atip.

Pada kesempatan yang sama Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemenhan Gabriel Lema menyampaikan kolaborasi kedua kementerian tersebut tidak sekadar meluncurkan sebuah kegiatan ekstrakurikuler, namun juga terus membuka ruang-ruang bagi generasi muda dalam kaitan pembinaan, dalam rangka membangun karakter dan menumbuhkan kecintaan kepada Tanah Air.

Bagi seorang pelajar, kata dia, bela negara dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana, seperti belajar dengan sungguh-sungguh, disiplin, menghormati guru di sekolah dan orang tua di rumah, membina hubungan yang baik dengan sesama teman dalam konteks merawat persatuan, serta menjauhi perundungan dan hal-hal yang dapat berakibat buruk bagi cara berpikir, cara berucap, ataupun cara bertindak.