NADIKABAR.COM — Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN meluncurkan buku panduan inklusif untuk memperluas akses kesehatan reproduksi bagi penyandang disabilitas.
"Hari ini kita memberikan akses seluas-seluasnya, kita berikan pedoman dan edukasi, khususnya bagi penyandang disabilitas yang punya hak yang sama sebagai warga negara untuk mendapatkan informasi yang berkenan dengan hal-hal tentang keluarga berencana, terutama kesehatan reproduksi," kata Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji dalam puncak peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di Jakarta, Rabu.
Beberapa materi pembinaan dalam panduan edukasi kesehatan reproduksi pada remaja inklusif di antaranya terkait nilai, norma dan relasi; seksualitas dan perilaku seksual; kesehatan reproduksi dan permasalahannya; melindungi diri dari kekerasan; serta dukungan dan layanan kesehatan reproduksi.