Berdasarkan informasi awal petugas di lapangan, truk molen bermuatan semen bernomor polisi B 9548 MV melaju dari arah timur menuju barat. Kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali sebelum menabrak warga yang berada di sisi kiri jalan.

Kecelakaan tersebut melibatkan 12 orang. Enam orang meninggal dunia, terdiri dari lima orang dewasa dan satu anak, sedangkan enam lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Putu Kholis Aryana mengatakan polisi telah mengamankan sopir truk berinisial TM untuk menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Bekasi Kota.

"Kami telah mengamankan sopir truk berinisial TM yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut. Yang bersangkutan telah diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan," kata Putu di Bekasi, Minggu (1/11).

Putu menjelaskan sopir masih diperiksa dengan status sebagai saksi. Namun, polisi membuka kemungkinan meningkatkan statusnya menjadi tersangka apabila bukti yang dikumpulkan telah mencukupi.

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun polisi, truk melaju di jalan yang kondisinya menurun sebelum diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.