NADIKABAR.COM β€” Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU) serta pengawasan kendaraan over dimension over load (ODOL) guna menekan kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas di jalan.

"Kami ingin memastikan setiap perjalanan dimulai dari sistem yang aman serta pengawasan yang konsisten dan efektif,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan dalam Lokakarya Forum Wartawan Perhubungan di Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Ia menyampaikan, angka kecelakaan dan fatalitas akibat kecelakaan transportasi darat menjadi perhatian serius.

Aan menyebutkan, berdasarkan data Korlantas Polri pada 2025 ada 141.608 kejadian kecelakaan dengan korban meninggal 21.717 jiwa. Hal tersebut mendorong pemerintah untuk terus memperkuat upaya guna meningkatkan keselamatan transportasi darat.

Dia menegaskan, tingginya kejadian kecelakaan lalu lintas tidak boleh dianggap sebagai hal biasa dan keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama. Ia pun menjelaskan beberapa hal yang tengah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan keselamatan transportasi darat.

β€œKejadian kecelakaan dan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas jalan ini sangat memprihatinkan. Walaupun kecelakaan terjadi karena banyak variabel tetapi pemerintah harus terus mengutamakan keselamatan agar bisa menekan angka kejadian kecelakaan dan fatalitas kecelakaan dengan berbagai upaya,” kata Aan.

Lebih lanjut Aan menyebut, penguatan SMK PAU menjadi salah satu hal yang tengah dilakukan Ditjen Perhubungan Darat dalam meningkatkan keselamatan angkutan umum.