NADIKABAR.COM — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan respons terkait sejumlah unit Kereta Rel Listrik (KRL) produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA yang kerap ditarik dari lintasan (recall) untuk perawatan dan perbaikan teknis.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono, menyampaikan keprihatinannya atas gangguan layanan KRL akibat penarikan armada tersebut dalam beberapa pekan terakhir. Namun ia menegaskan Kemenhub sebagai regulator juga tidak akan mengizinkan armada yang bermasalah tetap dipaksakan beroperasi demi keamanan para penumpang.

Kemenhub menegaskan bahwa seluruh armada yang melayani masyarakat wajib tunduk pada spesifikasi teknis dan standar keselamatan penerbangan/perkeretaapian tanpa kompromi.