Setelah proses tersebut, pokmas yang telah menyatakan kesediaan kemudian menandatangani kontrak sebagai dasar pelaksanaan kegiatan dan pemberian dukungan, termasuk BPJS Kesehatan.

Asman mengatakan, lahan yang telah masuk dalam kegiatan yang melibatkan pekerja penerima BPJS mencapai sekitar 2.600 hektare dari target program sekitar 32.600 hektare yang mencakup empat provinsi.

"Khusus Kaltim, kegiatan penanaman mencapai 4.445 hektare pada 2024 dan sekitar 499 hektare pada 2025. Pada 2026, target penanaman ditetapkan sekitar 7.160 hektare," katanya.

Target tersebut, kata dia, masih dinamis setelah adanya tambahan sekitar 4.000 hektare dari target awal 3.160 hektare.