NADIKABAR.COM — Kementerian Kesehatan RI kembali membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (FK Unsrat) di RSUP Prof Dr R D Kandou Manado setelah sebelumnya dihentikan sementara terkait kasus bullying.

Pembukaan kembali program dilakukan setelah evaluasi dan sejumlah pembenahan terkait pencegahan serta penanganan perundungan.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya, SH, SKM, MARS menekankan pencegahan perundungan menjadi tanggung jawab bersama di lingkungan pendidikan. Ia menjelaskan, perundungan merupakan tindakan yang dilakukan secara sengaja untuk menindas atau menyakiti orang lain, termasuk dalam relasi yang tidak seimbang.

Menurut Azhar, praktik tersebut tidak boleh terjadi di rumah sakit pendidikan karena dapat berdampak pada keselamatan pasien dan etika profesi.

"Harus dicegah terjadi di rumah sakit pendidikan karena menyangkut patient safety dan etika," tegas Azhar, dalam kunjungan kerja di RSUP Kandou Manado, Senin (24/8/2026).