NADIKABAR.COM — Kementerian Kesehatan mendorong perguruan tinggi swasta untuk berperan aktif dalam memperkuat ketahanan kesehatan nasional, salah satunya melalui rencana pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di Indonesia.
Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengatakan di Jakarta, Senin, hal tersebut sebagai bentuk komitmen menyediakan sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan mendukung penguatan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (FK UKI).
Dia menjelaskan, UKI merupakan universitas ketujuh yang berdiri di Indonesia—lahir pada 15 Oktober 1953—mendahului sejumlah perguruan tinggi negeri besar seperti Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Hasanuddin (UNHAS), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
"Hari ini ada ratusan, bahkan ribuan universitas di Indonesia. Namun, UKI adalah universitas ketujuh yang lahir di republik ini. Jika kita tidak bangga dengan sejarah ini, kita salah," ujarnya.
Benny menyoroti tantangan fenomena Bonus Demografi pada 2030, ketika diproyeksikan 68 persen penduduk Indonesia berada dalam kelompok usia produktif.