"Kehadiran saya di UKI bukan sekadar seremoni, melainkan untuk membangun perubahan bersama. Kami berkomitmen bersama Ketua Yayasan dan Rektor untuk segera mewujudkan program pendidikan dokter spesialis agar FK UKI bisa lebih maju," katanya.

Di penghujung sambutannya, Wamenkes Benny mengingatkan bahwa usia 73 tahun bukan sekadar angka, melainkan representasi dari warisan intelektual, nilai kemanusiaan, dan tanggung jawab moral yang harus terus dijaga oleh seluruh sivitas akademika UKI.

Ia berpesan agar kampus yang berdiri sejak era Dewan Gereja-gereja Indonesia ini tetap mempertahankan marwahnya sebagai institusi yang mencetak lulusan unggul sekaligus berintegritas.

"Mari kita buktikan bahwa UKI bisa melahirkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter dan beriman," pungkasnya.