NADIKABAR.COM β€” Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama UN Women memperkuat peran perempuan di Provinsi Aceh dalam pengurangan risiko bencana.

"Edukasi kebencanaan terhadap seluruh pemangku kepentingan termasuk perempuan dan anak merupakan bagian tak terpisahkan dalam memperkuat literasi bencana," kata Asisten Deputi Pengurangan Risiko Bencana Kemenko PMK, Andre Notohamijoyo di Banda Aceh, Kamis.

Di sela-sela diskusi serta peluncuran film dokumenter dengan tema β€œMeneruskan Warisan Perjuangan Aceh: Kepemimpinan Perempuan untuk Perdamaian, Aksi Kemanusiaan, dan Aceh yang Tangguh”, ia menjelaskan keterlibatan dan kepemimpinan perempuan sangat penting dalam menjaga perdamaian dan memperkuat ketangguhan daerah.

"Perempuan dan anak dapat berperan aktif sebagai agen pengurangan risiko bencana atau mitigator di seluruh Indonesia termasuk Propinsi Aceh,” kata Asdep Andre Notohamijoyo.