Ahmad pun juga menjawab keluhan soal calon manajer yang mendapat penempatan tidak sesuai dengan domisilinya. Dia menjelaskan, proses rekrutmen manajer KDKMP sejak awal memang tidak menggunakan pendekatan berbasis wilayah.
"Enggak, enggak ya, gini, karena memang pendekatan rekrutmennya kan bukan pendekatan wilayah ya. Karenanya lalu pada satu titik di mana apa namanya, kesiapan dari apa, ketersediaan dari KDKMP di titik itu, itu bisa jadi jumlah pesertanya lebih banyak. Ada satu titik lain di mana cukup siap KDKMP-nya tapi jumlah pesertanya eh tidak banyak," katanya.
"Kan pendekatan kita bukan pendekatan wilayah di dalam penempatan ini waktu rekrutmen kemarin. Sehingga lalu pasti ini suatu, saya sebut bahwa nanti kemudian akan ada pada satu titik di mana jumlah pesertanya itu lebih besar daripada jumlah titik di wilayah itu," sambungnya.