NADIKABAR.COM — Kementerian Koperasi (Kemenkop) buka suara soal penempatan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop), Ahmad Zabadi, mengungkap lebih dari 85% dari 28.621 calon manajer KDKMP yang telah mengikuti seleksi menyatakan bersedia ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia.

Ahmad mengatakan kesediaan penempatan tersebut terjadi usai manajer KDKMP menyetujui penawaran atau offering letter. Melalui offering letter tersebut, mereka diminta menyatakan kesediaan untuk ditempatkan di wilayah yang telah ditentukan.

"Alhamdulillah sampai sejauh ini ya, sudah lebih dari 85% dari seluruh calon manajer yang ditempatkan ini sudah mengisi kesediaannya pada penempatan yang sudah ditetapkan," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Kemenkop, Jakarta, Senin (28/9/2026). Ahmad mengatakan masih ada calon manajer yang belum mengisi offering letter. Proses tersebut masih berjalan karena pengisian baru dibuka sekitar dua hari terakhir.

"Dan kemudian sebagian lainnya sedang berproses, karena memang apa namanya ini ya, apa, waktu pengisiannya agak pendek ya, mulai dari 2 hari yang lalu," katanya.

Dirinya meyakini dalam waktu dekat ini, proses penempatan calon manajer KDKMP sudah rampung. Dan operasional KDKMP bisa berjalan.

"Sehingga diharapkan nanti di awal Oktober kita berharap ya mereka sudah apa namanya, secara aktif gitu ditempatkan pada titik-titik lokasi yang sudah mereka tentu sepakati bersama karena sudah didasarkan pada offering letter yang mereka sudah isi," jelasnya.

Ahmad pun juga menjawab keluhan soal calon manajer yang mendapat penempatan tidak sesuai dengan domisilinya. Dia menjelaskan, proses rekrutmen manajer KDKMP sejak awal memang tidak menggunakan pendekatan berbasis wilayah.

"Enggak, enggak ya, gini, karena memang pendekatan rekrutmennya kan bukan pendekatan wilayah ya. Karenanya lalu pada satu titik di mana apa namanya, kesiapan dari apa, ketersediaan dari KDKMP di titik itu, itu bisa jadi jumlah pesertanya lebih banyak. Ada satu titik lain di mana cukup siap KDKMP-nya tapi jumlah pesertanya eh tidak banyak," katanya.

"Kan pendekatan kita bukan pendekatan wilayah di dalam penempatan ini waktu rekrutmen kemarin. Sehingga lalu pasti ini suatu, saya sebut bahwa nanti kemudian akan ada pada satu titik di mana jumlah pesertanya itu lebih besar daripada jumlah titik di wilayah itu," sambungnya.