Penawaran tersebut mengedepankan keistimewaan, keaslian budaya, serta privasi bagi wisatawan.

Made mengatakan, segmen wisata mewah memiliki potensi besar dalam meningkatkan kontribusi ekonomi lokal sekaligus mendukung kampanye nasional #DiIndonesiaAja.

Melalui sesi Exclusive B2B Table Top, forum ini diharapkan menghasilkan penawaran harga, pemesanan langsung, hingga kemitraan berkelanjutan yang memberikan manfaat ekonomi bagi industri pariwisata nasional.

Luxury tourism saat ini telah mengalami redefinisi. Kemewahan bukan lagi sebatas fasilitas megah, melainkan keunikan pengalaman yang personal, privasi, serta keterikatan dengan budaya dan ekonomi lokal.

"Kami optimistis forum business matching ini tidak hanya melahirkan transaksi konkret dan kemitraan jangka panjang, tetapi juga mengukuhkan persepsi bahwa pengalaman wisata kelas dunia berskala internasional sepenuhnya dapat dinikmati di dalam negeri," kata Made.