Dari sisi pertumbuhan tercepat wisatawan nusantara antara tahun 2025 hingga 2026, Danau Toba kembali memimpin dengan lonjakan signifikan sebesar 106,68 persen, disusul oleh Lombok-Gili Tramena, Nusa Tenggara Barat, yang tumbuh sebesar 75,45 persen.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyatakan sektor pariwisata telah memberikan manfaat dalam jangka panjang dan harus tumbuh dengan kualitas.

Hal itu ditujukan untuk membuat wisatawan selalu merasa aman, memenuhi kebutuhan masyarakat yang menginginkan destinasi yang bersih, serta pelaku usaha juga membutuhkan persaingan yang sehat dan aturan yang adil.