NADIKABAR.COM — Kementerian Sosial mengoptimalkan Pengukuran Indeks Kesejahteraan Sosial (IKESOS) Tahun 2026 di tingkat pusat dan daerah melalui Bimbingan Teknis (Bimtek).

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid pada 29 September hingga 2 Oktober 2026 ini dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi kesejahteraan sosial yang lebih objektif dan terukur.

"IKESOS bukan sekadar beban tugas yang diberikan oleh pemerintah pusat, tetapi merupakan kebutuhan kita bersama untuk memetakan kondisi kesejahteraan sosial," kata Direktur Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung Suharma, dalam keterangan tertulis, Kamis (1/10/2026).

Suharma mengatakan Bimtek IKESOS dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai kondisi kesejahteraan sosial masyarakat secara lebih komprehensif. Pengukurannya mencakup tiga dimensi, yaitu Kebutuhan Dasar, Peranan Sosial, dan Keberdayaan Ekonomi.

Bimtek dilaksanakan di tiga lokasi yang mewakili wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia, yakni Medan, Kulon Progo, dan Jayapura. Khusus Kulon Progo, kegiatan diselenggarakan di Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulon Progo yang diikuti 495 peserta dari 20 provinsi dan 125 kabupaten/kota.

Peserta berasal dari unsur pengelola dan verifikator di tingkat pusat serta perangkat daerah yang menangani urusan sosial dan pengelolaan data. Mereka belajar memahami pengukuran IKESOS melalui dimensi Kebutuhan Dasar yang mencakup ketahanan pangan dan gizi, kesehatan, jaminan sosial, tempat tinggal, pendidikan, rasa aman, dan mobilitas fisik.