Kemensos juga meminta dukungan TNI dan Polri untuk membantu memperkuat kedisiplinan siswa, khususnya pada masa awal pendidikan karena Sekolah Rakyat menerapkan sistem pendidikan dan pengasuhan selama 24 jam.
"Di antara mereka ada juga yang korban kekerasan. Yang perlu direhabilitasi terlebih dahulu, sehingga kita harus benar-benar mencermati perkembangan mental, perkembangan kesehatan, dan juga rekam jejak perjalanan anak-anak per siswa," kata Saifullah.
Ia menekankan seluruh guru, wali asrama, wali asuh, dan tenaga kependidikan harus mengedepankan empati serta menjadi teladan agar Sekolah Rakyat menjadi lingkungan pendidikan yang aman bagi seluruh siswa.