NADIKABAR.COM — Kementerian Pertanian bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) memperkuat kolaborasi untuk mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian.
"Penanggulangan kemiskinan yang paling efektif dan tepat adalah melalui pemberdayaan," kata Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Gus Imin dalam pertemuan dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Senin.
Strategi itu diarahkan untuk mendorong masyarakat menjadi lebih produktif, mengembangkan usaha, dan meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan.
Kedua kementerian membahas pengembangan komoditas unggulan, penguatan produksi, hingga hilirisasi dan pemasaran sebagai satu ekosistem pemberdayaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Gus Imin menegaskan, pemberdayaan menjadi pendekatan penting pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan. Masyarakat tidak hanya dibantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga didorong memiliki kapasitas ekonomi agar mampu mandiri dan mengembangkan usaha.
"Apa yang dilakukan dengan cara kerja pemberdayaan mengurangi kemiskinan sekaligus mengurangi jumlah masyarakat penerima subsidi,” ujar Gus Imin.
Menurutnya, Kementerian Pertanian memiliki potensi besar untuk memperkuat pendekatan tersebut karena sektor pertanian memiliki rantai ekonomi yang luas, mulai dari produksi bahan baku hingga pengolahan dan pemasaran.
"Jika seluruh mata rantai terhubung, masyarakat tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga memperoleh nilai tambah dan peluang usaha yang lebih besar," ujarnya.