NADIKABAR.COM — Kementerian Pariwisata mengadakan pelatihan untuk meningkatkan literasi digital para pejabatnya sebagai bagian dari upaya untuk menerapkan Tourism 5.0 dalam tata kelola pariwisata Indonesia.
Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji pada pembukaan pelatihan literasi digital, pemanfaatan AI, dan keamanan siber bagi para pejabat tinggi di Jakarta, Senin (5/10), menyampaikan bahwa transformasi digital telah mengubah cara pemerintah bekerja, mengambil keputusan, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Bagi Kementerian Pariwisata, transformasi ini menjadi semakin penting seiring dengan penerapan Tourism 5.0 sebagai bagian dari upaya mewujudkan pariwisata yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan perilaku wisatawan," katanya.
Ia menyampaikan bahwa Tourism 5.0 bukan sekadar digitalisasi, melainkan upaya memanfaatkan kemajuan teknologi, data, dan kecerdasan artifisial untuk menciptakan proses kerja yang lebih efektif sekaligus menghadirkan pengalaman pariwisata berkualitas yang berorientasi pada kebutuhan wisatawan.