Simulasi tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan dengan mengacu pada Emergency Response Plan (ERP) maupun Business Continuity Plan (BCP).

Bayu mengatakan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan peningkatan keamanan.

Semakin banyak data dan proses kerja yang didigitalisasi, akan semakin besar pula tanggung jawab untuk memastikan keamanan informasi, perlindungan data, pengendalian akses, serta ketahanan sistem terhadap berbagai ancaman siber.

"Teknologi harus kita tempatkan sebagai enabler, sementara kualitas sumber daya manusia, kepemimpinan, tata kelola, dan keamanan tetap menjadi fondasi utamanya," kata Bayu.