Asisten Deputi Pembiayaan Usaha Mikro Kementerian UMKM Fitri Rinaldi mengatakan LokaModal menjadi wadah kolaborasi pemerintah, perbankan, dan lembaga keuangan non-perbankan untuk memperluas pilihan pembiayaan bagi UMKM.

Program tersebut juga memberikan informasi mengenai pemetaan dan validasi usaha, business matching, serta fasilitasi legalisasi aset melalui SHAT.

LokaModal merupakan bagian dari agenda Permodalan Non-KUR 2026 dengan target melibatkan 1.300 pengusaha mikro di lima lokasi secara nasional. Selain Cianjur, program serupa telah dilaksanakan di Kabupaten Ngawi dan Kota Jambi.