Otak memiliki peluang untuk membuat seseorang tidak hanya fokus terhadap satu hal. Kemampuan ini seperti pedang bermata dua, selain dapat meningkatkan kewaspadaan, juga dapat membuat seseorang rentan terhadap gangguan kecil di sekitarnya.

"Oleh karena itu cara terbaik untuk menghindari seringnya pergeseran fokus perhatian adalah dengan menghilangkan hal-hal yang berpotensi mengganggu," saran Ian Fiebelkorn, seorang pakar dari University of Rochester Medical Center.

Ketika berkonsentrasi secara terus-menerus maka otak akan lelah. Untuk mencegah hal tersebut, diperlukan istirahat yang dijadwalkan di sela pekerjaan atau aktivitas lain. Ini dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi otak untuk 'bernapas'.

Melakukan sesuatu secara multitasking merupakan hal yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, tetapi melakukan banyak hal secara bersamaan berpotensi mengurangi kualitas tugas. Untuk tugas-tugas penting, lebih baik diselesaikan dengan fokus penuh sebelum mengerjakan tugas lainnya.

Meski telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan cukup sulit untuk diperbaiki, menjaga rentang perhatian adalah investasi terbaik untuk produktivitas dan kesejahteraan mental di era digital.

Penulis adalah peserta MagangHub Kemnaker di NadiKabar.com.