Setelah model dibuat, prosesnya tidak berhenti pada hasil prediksi. Peserta juga akan belajar mengecek performa model menggunakan Confusion Matrix, Accuracy, Precision, Recall, dan F1-Score.
Berbagai hasil tersebut kemudian bisa diterjemahkan menjadi insight yang lebih relevan untuk bisnis. Misalnya, memahami pola pelanggan dan menggunakannya sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan strategi berikutnya.
Data science memang sering terdengar dekat dengan dunia programmer atau teknologi. Padahal, kemampuan mengolah data juga bisa berguna untuk berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan bisnis.
Kelas ini dapat diikuti oleh data analyst, business analyst, marketer, business development, entrepreneur, mahasiswa, hingga fresh graduate. Peserta akan mendapatkan pengalaman praktik langsung bersama expert sehingga materi yang dipelajari tidak hanya berhenti di teori.