NADIKABAR.COM β Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab prakiraan cuaca bisa saja meleset. Mereka menjelaskan kenapa sebagian wilayah bisa tiba-tiba diguyurΒ hujan padahal prakiraan cuaca cerah, atau hujan tidak juga turun padahal prakiraannya hujan.
BMKG menjelaskan prakiraan cuaca bisa jadi tidak akurat karena dinamika atmosfer bisa berubah secara tidak menentu.
"BMKG mengamati dan mengolah data atmosfer menggunakan model cuaca, yaitu perhitungan matematis sebagai representasi tiruan atau simulasi prakiraan cuaca ke depan," kata BMKG dalam unggahannya di Instagram, Minggu (25/10).
BMKG menjelaskan cuaca diprediksi berdasarkan data kondisi awal atmosfer dari berbagai alat pengukuran seperti termometer (suhu udara), barometer (tekanan udara), higrometer (kelembapan udara), anemometer (kecepatan dan arah angin), pluviometer (jumlah curah hujan), satelit, serta radar cuaca di berbagai wilayah.
Pada periode yang diprakirakan bisa saja kondisi atmosfer berubah dari kondisi awal yang diamati BMKG, sehingga kondisi cuaca yang sebenarnya terjadi pada hari tersebut tidak sesuai hasil prediksi sebelumnya.