NADIKABAR.COM β Ilmuwan Universitas Cambridge, Dr. Marta Shahbazi, sedang dalam perjalanan untuk menerima penghargaan atas keunggulan ilmiahnya di Andalusia pada 28 Oktober, ketika kereta yang ditumpanginya menabrak kereta lain di dekat Urda, sebelah selatan Madrid, dan menewaskan 69 orang. Sang ilmuwan meninggal dunia.
Bibinya, MarΓa Jose Alonso, mengatakan pemakaman ibu dua anak itu telah digelar di Madrid. "Ratusan teman datang dari seluruh penjuru dunia karena Marta adalah rekan laboratorium sekaligus sahabat luar biasa. Dia adalah sosok paling ramah yang bisa Anda bayangkan dan selalu penuh energi. Dia cahaya bagi kami semua," sebutnya.
Shahbazi (41) diumumkan sebagai pemenang penghargaan dari Spanish Society for Developmental Biology atas kontribusinya dalam penelitian tentang tahap awal perkembangan manusia. Ia dijadwalkan menerima penghargaan dalam konferensi di El Rompido, Andalusia.
Alonso mengatakan keponakannya awalnya berencana pergi ke acara penganugerahan menggunakan mobil bersama keluarganya, namun kemudian memutuskan naik kereta. "Keluarganya ada di Madrid dan mereka sebenarnya bisa pergi bersama-sama menggunakan mobil tapi dia berkata, 'tidak usah, kalian tetaplah di sini'," ujarnya.