Setelah mendengar kabar kecelakaan, Alonso beserta keluarganya bergegas ke stasiun di Madrid dan menghabiskan waktu di sana untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Mereka akhirnya mendapat kepastian jenazah Shahbazi berhasil diidentifikasi.

Alonso menuturkan bahwa Shahbazi menghabiskan sebagian besar hidupnya di Madrid, di mana ia mempelajari Biologi di sebuah universitas negeri di ibu kota tersebut, sebelum pindah ke Inggris untuk bekerja sebagai peneliti pascadoktoral di Universitas Cambridge.

Shahbazi tinggal di Cambridge bersama suami dan kedua anaknya. Ia menjabat profesor madya afiliasi yang memimpin sekelompok peneliti di MRC Laboratory of Molecular Biology (LMB), yang berlokasi di kawasan kampus biomedis kota tersebut.

Alonso, profesor Biofarmasetika dan Teknologi Farmasi di Universitas Santiago de Compostela, bercerita dulu sering berlatih pidato konferensi bersama keponakannya itu. "Sejak awal, ia sangat menaruh minat pada banyak hal dalam kehidupan," ujarnya.