NADIKABAR.COM — Keteraturan dalam menjalani aktivitas sehari-hari, seperti tidur, makan, dan bersosialisasi, berkaitan dengan kondisi kesehatan yang lebih baik menurut hasil studi yang dipublikasikan dalam Journal of Behavioral Medicine.
Eric Willmarth, PhD selaku direktur program psikofisiologi terapan di Saybrook University, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa studi itu menunjukkan kaitan ritme sosial perilaku dengan risiko kesehatan lain, termasuk rasa nyeri, indeks massa tubuh, dan gejala depresi.
"Tingkat keteraturan yang tinggi dalam jadwal harian seperti waktu tidur, waktu makan, dan aktivitas sosial lainnya berkaitan dengan lebih sedikitnya gejala depresi, berkurangnya keluhan rasa nyeri, serta nilai indeks masa tubuh yang lebih rendah," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran Real Simple pada Minggu (18/10).
Menurut studi itu, ia menjelaskan, orang dewasa yang lebih tua dengan rutinitas yang lebih teratur dalam hal tidur, makan, dan aktivitas sosial melaporkan tingkat rasa nyeri dan gejala depresi yang lebih rendah.
Terapis pernikahan dan keluarga berlisensi Giulia P. Davis menyampaikan bahwa meskipun tidak menunjukkan hubungan sebab akibat, temuan itu memperkuat hasil pengamatan klinisnya.