"Presiden tadi mendorong supaya segera dilakukan audit forensik terhadap tata kelola keuangan haji," kata Dahnil setelah menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, 29 September 2026.

Dahnil mengatakan audit tersebut diperlukan untuk mendapatkan gambaran faktual mengenai kondisi pengelolaan keuangan haji secara menyeluruh. Pemerintah ingin mengetahui kondisi keuangan berdasarkan hasil pemeriksaan.

Rencana audit forensik tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menelaah tata kelola keuangan haji secara lebih menyeluruh. Di sisi lain, proses audit dan pembahasan biaya haji diminta dilakukan dengan prosedur yang jelas serta keterbukaan informasi.