"Satu kalimat jujur tentang alasan Anda memikirkan mereka jauh lebih berarti daripada satu paragraf permintaan maaf," kata Appleton.

Groskopf menyampaikan bahwa Anda tidak perlu menyampaikan permintaan maaf panjang, penjelasan rumit, atau alasan sempurna untuk menjalin kembali hubungan.

Komunikasi dengan teman lama, menurut Appleton, bisa dimulai dengan menanyakan hal ringan atau mengingat kembali kenangan bersama yang menyenangkan.​​​​​​​

Groskopf sependapat. Menurut dia, lebih baik mengawali komunikasi dengan menyampaikan pesan spesifik dan personal secara tulus, misalnya menyebutkan kenangan favorit atau lelucon khas yang hanya dipahami oleh yang bersangkutan.

Appleton menyampaikan bahwa pihak yang lebih dulu menjauh atau tidak berkabar lebih baik mengaku secara terus terang tanpa perlu mendramatisasi.

Dengan bertanggung jawab atas tindakan sendiri, Anda tidak perlu lagi terjebak dalam pertanyaan tentang siapa yang seharusnya menghubungi atau meminta maaf lebih dulu.​​​​​​​

Appleton juga mengemukakan pentingnya menghindari larut dalam emosi negatif.

"Alih-alih berfokus pada betapa buruknya perasaan Anda karena kehilangan kontak, fokus pada fakta bahwa Anda memikirkan mereka," katanya.